Rabu, 09 September 2020

Garis Jodoh Tuhan


Jodoh bukan perkara siapa cepat dia dapat, dia bukan sebuah perlombaan, karena jodoh itu layaknya kematian, yang datangnya tidak dapat ditebak. Pun tentang manakah yang akan lebih dulu menjadi jodoh kita, seseorang yang akan membersamai ibadah terlama kita, atau kematian? Sungguh, kita tak akan mampu menerka. 
Terkadang Alloh senang mengajak kita bercanda (atau sebenarnya kita yang tidak serius ketika bermunajat kepada-Nya???)
Alloh hadirkan seseorang yang begitu memikat hati, hingga kemudian hati kita condong kepada seseorang itu, namun kemudian Alloh patahkan perasaan² itu, tak peduli seberapa lama perasaan itu telah singgah dan kira rangkai sedemikian rupa. Toh, jika Alloh berkata tidak, mau bagaimanapun kita berusaha, hasilnya akan tetap tidak. Tp bukan berarti Alloh tidak hiraukan usaha kita, hanya saja, mungkin ada sesuatu hal yang Alloh mau kita mengerti, entah apapun itu. Wallohu a'lam.. Yaa mungkin memang seseorang yang kita dambakan itu orang yang baik, dan kita udah yakin dia bakal jadi jodoh yang baik untuk kita, tapi ya gimana yaa, ternyata kata Alloh dia memang orang baik, hanya saja bukan yang baik untukmu dan hidupmu. Kan Alloh yang lebih tau apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Udaah...yakini aja itu 😊 karena dibalik semua itu pasti sudah Alloh siapkan yang lebih baik dari yang terbaik. 😇
Terkadang juga Alloh memang hadirkan sosok yang selama ini kita harapkan memang benar untuk kita, hanya saja, selalu ada cara-Nya untuk membuat kita masih tetap lama dalam penantian yang tak kunjung tau, apakah benar dia atau bukan? Hmm.. Yaa itu memang serangkain cara indah Alloh mempersatukan hamba-Nya, dengan cara membuat kita bersabar dalam penantian, tak lupa untuk tetap berdoa (meskipun rasa capek [berdoa] mulai muncul), tapi entah mengapa kita masih saja ngeyel berdoa dengan doa dan harap yang sama, dan Eh..akhirnya terjawab dengan dipersatukannya kita dengan sosok yang kita harapkan itu. Ahh....rencana Alloh sampe bikin kita nantinya ga bisa berkata². 🤗
Ada juga yang kita nggak pernah mengharapkan hadirnya dia, kita nggak kenal sama sekali dengan dia, tau² ternyata selama ini dia sudah menjadi pengamat kita dari jauh. Kita terlalu sibuk dengan perasaan dan rutinitas kita, sampai² tak menyadari adanya seorang pengamat rahasia itu. Setiap sujud dan Fatihahnya dia ada nama kita, tapi kita nggak tau. Yang kita tau, tiba² setelah dia udah yakin sama kita dan perasaannya, tau² dia datang dan gak tau kenapa kita yang sama sekali nggak kenal dia, saat itu juga Alloh mantapkan hati kita untuk siap membersamainya dalam beribadah terlama itu. Tuuhkan, bisa nggak tuh menjelaskan gimananya? Ya nggak bisa lah. Soalnya emang itu udah takdir yang Alloh tetapkan untuk kita. Nggak bisa berkata² lagi untuk yang ke sekian kalinya dari semua rahasia² Alloh.. 😊
Dan lebih bercandanya lagi... Kadang Alloh jadikan lisan "guyonan" kita menjadi kenyataan. Haa?? Maksudnya gimana ini?? Wait..wait... 
Hmm..gimana yaa? Ya gitu, entah datangnya darimana, tiba² Alloh gerakkan lisan kita untuk turut bercanda soal jodoh. Alloh buat kita membicarakan seseorang, yang namanya pun tak pernah terpikirkan menjadi pasangan hidup kita, Alloh buat kita membercandai nama itu menjadi jodoh kita, padahal sebenarnya ketika kita membahas tentangnya hati kita woles² aja, sama sekali enggak mengharapkan dia, bahkan mungkin disaat itu kita lebih mengharapkan seseorang yang lain. Tapi ya namanya juga takdirnya Alloh, siapa yang tau? Yakaan? Tau² bukannya seseorang yang lain yang memang kita harapkan hadirnya yang datang menjemput kita, tapi malah dia yang kita buat "guyonan" tadi, yang bahkan tidak kita kenal betul siapa dia, bagaimana dia, dan apapun tentang dia. Kenapa ya? Aah.. Itulah takdirnya Alloh. Tau² di Lauhul Mahfudz memang nama dia yang bersanding dengan kita. Lagi² Alloh membuat kita tidak bisa berkata². Yaa gimana nggak speechless.. 😂

Ya udah... Pada akhirnya kita akan berjodoh dengan takdir yang Alloh tetapkan untuk kita, dengan jalan yang memang Alloh ridhoi.
Terpenting, jangan kita lelah berdoa dan selalu khusnudzon terhadap segala ketetapan yang Alloh berikan kepada kita, karena Alloh senang mendengar doa² kita. Alloh senang kita berharap kepada-Nya. Ingat, "Alloh itu sesuai prasangka hamba-Nya". Makanya selalu khusnudzon ke Alloh. Selebihnya biar Alloh yang atur. 
Toh kalaupun yang terlebih dahulu datang kepada kita bukanlah jodoh kita (melainkan kematian), jangan lupa juga, barangkali Alloh memang siapkan jodoh kita enggak di dunia, tapi di surga-Nya kelak. 😇
So, jangan suka ngasih pertanyaan "kapan nikah?" kepada yang masih dalam kesendirian. Silakan tanyakan itu kalo kalian udah nyiapin calonnya, biaya pernikahannya, cateringnya, dllnya 🤗 kalo belum, lebih baik doakan saja yang terbaik setiap selesai sholatmu, ga perlu ngomong ke orangnya, tp langsung ke Alloh aja. Setiap dari kita tidak akan tau, kalimat mana yang mungkin melukai perasaan orang lain, meskipun kita menganggap itu biasa saja. Kesehatan mental setiap orang itu tidak bisa disamaratakan. 😊

Temukan versi "uwu"mu yang begitu "uwu" dengan sabar 🤗🤗

2 komentar: