Aku menyebutnya Sahabat Anti Mainstream.. Tapi aku merasa beruntung mempunyai-nya.
"Belum saatnya Fathimah tau..
Kepo boleh, tapi untuk mengerti belum saatnya". Begitulah katanya. Tiba2 jd berasa kek anak kecil yang ada waktu dimana saatnya dia paham.. 😂
Dan ketika ku tanya "nggak pernah ngerasain penasaran kah? " || "Pernah. Sampai sekarang pun aku masih penasaran" jawabnya. || akhirnya aku merasa punya celah untuk menguliknya "nah, ngga enak kan? Makanya kasih tau" || jawabnya cukup simple "Aku menikmati di setiap waktunya" || Haiiishhh.. Aku terjebak dengan jawaban itu, tak tau harus berkata apa lagi...
Baiklah Sahabat, aku akan mencoba menikmati di setiap waktunya, sampai tiba waktu dimana kata belum saatnya Fathimah tau menjadi saatnya Fathimah tau...
Tapi, liat saja... Aku akan segera menemukan jawabannya...
"Belum saatnya Fathimah tau..
Kepo boleh, tapi untuk mengerti belum saatnya". Begitulah katanya. Tiba2 jd berasa kek anak kecil yang ada waktu dimana saatnya dia paham.. 😂
Dan ketika ku tanya "nggak pernah ngerasain penasaran kah? " || "Pernah. Sampai sekarang pun aku masih penasaran" jawabnya. || akhirnya aku merasa punya celah untuk menguliknya "nah, ngga enak kan? Makanya kasih tau" || jawabnya cukup simple "Aku menikmati di setiap waktunya" || Haiiishhh.. Aku terjebak dengan jawaban itu, tak tau harus berkata apa lagi...
Baiklah Sahabat, aku akan mencoba menikmati di setiap waktunya, sampai tiba waktu dimana kata belum saatnya Fathimah tau menjadi saatnya Fathimah tau...
Tapi, liat saja... Aku akan segera menemukan jawabannya...