Senin, 05 Desember 2016
Minggu, 31 Januari 2016
Screenshoot (Big Moment)
Dulu kita bilang dari "bareng-bareng terus ya"
Lalu "yang penting adwal kumpul diatur aja"
Jadi "yang penting masih bisa ketemu udah syukur"
Sampe akhirnya.....
"mereka apa kabar ya?'
"udah lama nggak ketemu"
"kangen mereka yang dulu"
Dulu kalo mau kumpul tinggal kumpul,
nggak perlu banyak alasan buat ngumpul.
dan pada akhirnyalama kelamaan diajakin via grup chat,
yang ngerespon sedikit dan masih sedikit
sampe akhirnya masing-masing sibuk sendiri.
Kalo udah kayak gini ya gak bisa salahin siapapun.
Emang masanya aja yang udah habis dan cuma bisa bilang
"sukses bro, see you on top"
- - - - - - - - - - - - - - - - -
Ada satu titik dimana kita bakal melihat ke belakang,
terus sadar kalo temen-temen yang dulu selalu bareng, satu per satu HILANG.
Dari yang mau nyapa tinggal nyapa, sampe au chat nanya dulu sibuk apa nggak.
Dari yang ngasal tag foto-foto aib :'D
sampe mau comment aja ragu karena banyak temen-temen barunya.
Dari yang mau chat nggak perlu ada topik udah seru,
sampe mau chat sama temen lama harus nunggu ada perlu atau topik.
Dari yang nggak malu buat pinjem duit,
sampe yang segan hanya sekedar nanya kabar.
Akhirnya?
cuman berani scroll new feeds temen-temen lama,
and I'm happy that you are all okey :')
- - - - - - - - - - - - - - - - - -
Jangan pernah ngeremehin secuil rasa kangen!!
kalo ada yang ngajakin kumpul usahain kumpul
walau lagi gak kangen banget atau lagi males
Jangan nunggu <susah-seneng-banget> sampe <susah-kumpul-bareng>.
Who know it's you're last?
or their last?
Temen emang datang dan pergi,
tapi temen sejati akan menemanimu hingga rambut memutuh :)
Menceritakan kisah-kisah masa pertemanan dengan anak cucu bersama.
menjalani jatuh bangunnya dan suka duka hidup bareng-bareng...
Kalian itu temen-temen terkampret, tergila, tergokil yang pernah gue miliki.
Tapi gue bangga sama kalian,
We can do it again? :'(
The first thing you will realize, when you wake up in the next day it's all gone....
All the good things will ends?
SURE IT WILL . . . . . .
Kamis, 28 Januari 2016
Cinta dalam Diam
Saat lelah tiada kunjung usai...
Saat rasa ini sudah tak dapat kusembunyikan...
Saat rasa ini terus memaksaku untuk berlari mengejar bayang-bayangmu...
Saar kau belum mengerti jua tentang segala rasa ini...
Harus sampai kapan?
Kamu yang 4 tahun lamanya singgah di hatiku...
Kamu yang selalu terselip dalam setiap doaku...
Kamu yang telah mengalihkan duniaku...
Kamu tau?
Karena aku mencintaimulah, aku masih tetap bertahan...
,Karena aku mencintaimulah, aku masih tetap menunggumu, meski kau tak pernah meminta untuk di tunggu...
Tapi....
Harus sampai kapan?
Aku mencintaimu bukan karena paras ataupun harta...
Kalaupun karena hal itu aku mencinta, tak perlulah aku menunggumu....
Aku mencintaimu karena Akhlaqmu, karena kesholihanmu, karena kegigihanmu mengamalkan Al-Qur'an..
karena tanggung jawabmu...
dan karena banyak hal lain yang tak dapat ku sebutkan semua...
Untukmu yang tak pernah peka dengan segala rasaku...
Jujur, meski aku lelah, tapi aku tak bisa tu tidak menunggumu, meski rasanya tak mungkin, tuk dapat memilikimu
Yaa...mungkin inilah resiko yang harus diterima....
oleh orang yang mencintai dalam diam....
Biarlah.........
Saat rasa ini sudah tak dapat kusembunyikan...
Saat rasa ini terus memaksaku untuk berlari mengejar bayang-bayangmu...
Saar kau belum mengerti jua tentang segala rasa ini...
Harus sampai kapan?
Kamu yang 4 tahun lamanya singgah di hatiku...
Kamu yang selalu terselip dalam setiap doaku...
Kamu yang telah mengalihkan duniaku...
Kamu tau?
Karena aku mencintaimulah, aku masih tetap bertahan...
,Karena aku mencintaimulah, aku masih tetap menunggumu, meski kau tak pernah meminta untuk di tunggu...
Tapi....
Harus sampai kapan?
Aku mencintaimu bukan karena paras ataupun harta...
Kalaupun karena hal itu aku mencinta, tak perlulah aku menunggumu....
Aku mencintaimu karena Akhlaqmu, karena kesholihanmu, karena kegigihanmu mengamalkan Al-Qur'an..
karena tanggung jawabmu...
dan karena banyak hal lain yang tak dapat ku sebutkan semua...
Untukmu yang tak pernah peka dengan segala rasaku...
Jujur, meski aku lelah, tapi aku tak bisa tu tidak menunggumu, meski rasanya tak mungkin, tuk dapat memilikimu
Yaa...mungkin inilah resiko yang harus diterima....
oleh orang yang mencintai dalam diam....
Biarlah.........
Langganan:
Komentar (Atom)